Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Review buku Siapa Nekat Dia Berangkat

Gambar
Review buku Siapa Nekat Dia Berangkat Judul: Siapa Nekat Dia Berangkat Penulis: Zahra Inasta Tahun terbit: Desember 2018 Penerbit: Khaira fitri Jumlah halaman: 224 halaman Buku yang di tulis oleh penulis yang masih sangat muda Teh Zahra Inatsa Hauna yang berasal dari Majalaya, kabupaten Bandung. Dalam buku ini penulis menceritakan tentang kenekatannya menjadi relawan setahun Di Jerman dari pertengahan tahun 2017 5ampai pertengahan 2018, ketika penulis berusia 23 tahun. Di Awal penulis menceritakan awal keberangkatannya ke Jerman, setelah itu penulis menceritakan pengalamannya menjadi relawan, dari mulai pengalaman seminar sampai menjadi asisten guru yang anak-anak didiknya  itu mempunyai keterbutuhan khusus. Membaca pengalaman pengalamannya membuat membaca ikut merasakan perjuangannya yang penulis alami ketika menghadapi anak anak yang keterbutuhan khusus. Selanjutnya penulis menceritakan tentang bagaimana sistem pendidikan di Jerman, bagaimana kultur di Jerman, ...

Ini Perihal Aku, Juga Perihal Kamu.

Gambar
Ini Perihal Aku, Juga Perihal Kamu. Perihal aku. Maka diskusikanlah mengenai aku kepada Rabb kita, karena Dialah yang tahu, apakah aku terbaik untukmu atau tidak. Maka mintalah petunjuk kepada Rabb kita, tentang apakah aku pantas mendampingimu, apakah aku layak berpetualangan bersamamu. *** Perihal kamu. Maka aku pun akan mendiskusikan tentang kamu kepada Rabb kita, karena Dialah yang tahu apakah kamu terbaik untukku atau tidak. Akan aku pintakan petunjuk kepada Rabb kita, apakah kamu benar-benar yang Allah pilihkan untuk menjadi imamku, yang mempu membimbingku dan keluarga kita bersama-sama sampai ke jannah-Nya. *** Jika kita sama-sama pantas untuk bersama, maka Allah akan memberi keyakinan kepada hati-hati kita, bahwa kamu terbaik untukku, begitupun aku terbaik untukmu. Sesulit apapun jalannya, semustahil apapun keadaannya, maka akan tetap bersatu. Namun jika kita tidak di takdirkan bersama, maka Allah akan menunjukan dengan cara-Nya  bahwa kita tak ...

Senyum Untuk Masa lalu

Gambar
Di akhir senja, aku torehkan senyum pada masalalu, aku buang kecewaku agar tentram hatiku tanpa gemuruh. Serupa matahari tenggelam. Tenggelam pula kenangan indah berakhir pilu yang sempat merenggut senyum manisku, hingga aku terombang ambing dalam nestapa rasa yang menyiksa. Berhari hari kulalui dengan langkah kaki yang terperangkap dalam hampa. Berminggu minggu pikiranku tak menentu sebab hati meronta melawan sendu. Teruntuk masa lalu yang menghilang tanpa sepatah kata. Kenapa kau tega membiarkan aku terombang ambing bersama tanda tanya tanpa jawaban. Ini menyakitkan, sungguh ini memilukan. Namun kini dengan senyuman, ilalang menjadi saksi keikhlasanku melepas kau terbang bersama cerita barumu. Untukmu, selamat pergi. Teruntuk masalalu, selamat tinggal.
Tidak Ada istilah 'Cuti' Dalam Beramal Kita semua tahu bahwa kerja akan ada cutinya, sekolah akan ada liburnya, semua ada istirahatnya. Tapi beramal tidak boleh ada cutinya, sebab beramal adalah tugas kita semasih kita hidup di dunia, tidak ada kata cuti apalagi libur, sebab waktu kita untuk istirahat dalam setiap amalan amalan kita hanyalan kematian kelak. Jangan pernah ada kata berhenti dalam menolong orang lain, jangan permah ada kata istirahat dalam istiqomah kita, pun jangan sampai ada kata libur untuk melakukan perbuatan perbuatan yang baik.  sebab waktu kita istirahat hanyalah kematian, waktu kita berhenti dalam perjuangan ini hanyalah ajal kita, saat ajal kita menjemput, saat itulah kita selesai dengan tugas tugas kita. Maka kerjakan tugas-tugas kita di dunia ini dengan sebaik-baik mungkin, untuk bekal kita di akhirat nanti. Ah nasihat ini khusus untuk diri saya sendiri.

Bait Aksara

Bait Aksara Novialsari Izzatunnisa Satu dua kata kurangkai Aku ukir dengan indah Satu dua kata aku tulis Melibatkan rasa Terekam oleh pena Terukir oleh kata Tentang rasa, rindu, perjuangan Ah semua tercurahkan Dalam bingkai kata kata syahdu Tentang kerikil tajam kehidupan Tentang langkah mengejar asa, cinta pula cita cita Seluruhnya aku tulis dalam bait aksara Bandung, 06 Juli 2019

Generasi Muda

Gambar
Generasi Muda Masa depan bangsa menitipkan harapan kepada generasi muda, para generasi muda mempunyai peran yang sangat penting bagi bangsa dan agama. Seperti yang di katakan Bung Karno "Beri aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncangkan dunia." Dengan itu, para generasi muda harus benar benar mempunyai moral yang baik. Namun faktanya saat ini, para generasi muda begitu sangat mengkhawatirkan, banyak di antara mereka yang tidak peduli pada bangsa ini, mereka tak mau tahu tentang apa yang sedang terjadi di negara ini. Padahal seharusnya para pemuda peduli tentang apa kondisi yang di alami Indonesia ini. Fakta lain pula para generasi muda mengalami krisis moral, bergaulan bebas yang semakin mengkhawatirkan. Berapa banyak generasi muda yang terjerumus pada perilaku yang sangat tidak mermoral, free sex, minum-minuman keras hingga narkoba. Mereka semakin melakukan hal hal negatif dengan bebasnya. Mirisnya lagi mereka seakan bangga dengan perilaku yang mereka la...

Namaku Dan Tulisanku

Gambar
Tak ada motivasi terbesarku untuk menjadi seorang penulis selain ingin menjadi orang yang bermanfaat. Tulisan itu akan abadi, seperti karya karya orang terdahulu yang sampai saat ini tulisannya masih ada. Para ulama ulama terdahulu yang menulis dalam kitab kitabnya yang sampai saat ini masih bermanfaat bagi kita. Namun siapakah aku? Aku bukan seorang yang di kenal banyak orang, aku bukan seorang yang perkataannya di dengarkan orang banyak, pula bukan seorang yang hidupnya di soroti banyak orang. Aku hanyalah orang biasa dari keluarga yang biasa biasa saja. Teringat perkataan imam Al-Ghazali "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka menulislah" Perkataan Imam Al-Ghazali menjadi motivasi bagiku agar terus menebar manfaat lewat tulusan. Aku memang seorang penulis pemula, rangkaian kataku mungkin belum seindah para penulis terkenal, imajinasiku pun belum sehenat para novelis. Tapi bukankah seorang ahli itu berawal dari seorang pemula, ...

Teruslah Berbagi Kebaikan

Gambar
Teruslah Berbagi Kebaikan. ⁣⁣ ⁣⁣ Tetaplah menebar kebaikan meski dunia tidak melihatmu tapi langit memujimu,⁣⁣ tetaplah menebar kebaikan meski kebaikanmu tidak di hargai tapi malaikat mencatat pahala bagimu,⁣⁣ tetaplah semangat menebar manfaat meski tak kau dapatkan ucapat 'terima kasih' tapi Allah pasti akan membalas kebaikanmu. ⁣⁣ ⁣⁣ Jangan pernah lelah menjadi insan yang baik sebab meraih surga itu tidak mudah,⁣⁣ teruslah berusaha menjadi sosok yang lebih baik, sebab neraka begitu dahsyat siksaannya. ⁣⁣ ⁣⁣ Tebarkan salam dengan hati yang ikhlas, cintailah saudaramu, keluargamu, sahabatmu, pun guru gurumu. ⁣⁣ Semoga kelak Allah kumpulkan kembali kau bersama orang orang yang kau cintai di SurgaNya nanti. ⁣⁣ ⁣⁣

Mencari Ketenangan

Gambar
Pagi menyingsing aku harus segera bergegas menggapai asa, dengan sepeda motor sang warisan dari bapa unntukku, aku menyusuri jalan demi jalan, jalan raya yang hampir setiap hari aku lewati, dalam hati aku bergumam "Ah membosankan, lagi lagi aku harus melewati jalan ini", sepeda motorku tetap melaju, sesekali terhambat oleh kemacetan, kemacetan yang menjadi pertanda bahwa banyak orang juga yang sedang melakukan perjalanan, entah ada yang berangkat ke sekolah, kampus, atau ketempat kerja sepertiku. Aku adalah seorang lelaki dari keluarga sederhana, aku seorang anak bungsu dari en am bersaudara, orang tuaku masih lengkap namun mereka sudah memasuki masa tua. Hari hari terasa penat, pekerjaanku terasa membosankan, pulang kerumah kulihat tumpukkan buku di lemari yang seakan melambai meminta untuk aku baca, memang beberapa hari ini aku sedang malas dengan hal hal membaca, entah kenapa, padahal membaca dan menulis adalah salah satu hobiku. Malam menyapa bumi, sudah beber...

Wahai diri, bergeraklah!

Wahai diri, bergeraklah! Terkadang aku benci sama diri aku sendiri, katanya ingin sukses, katanya ingin mengejar impian, katanya ingin menggapai cita cita. Tapi terkadang malah malas untuk bekerja keras, malah malas untuk bersungguh sungguh. Sudah tahu sukses itu harus dengan kerja keras dan tak pantang menyerah, tapi malah malas untuk berikhtiar. Wahai diri, sukses itu tidak mudah, banyak rintangan dan tantangan. Wahai diri, yang bersungguh-sungguh saja tidak mudah mencapai kesuksesan, apalagi yang malas. Akan ada banyak air mata dalam perjuangan, kegagalan dan rintangan. Namun bagi yang bersungguh-sungguh, seberat apa pun rintangannya, maka dia tidak akan menyerah, sehingga dia pantas untuk mencapai kesuksesannya. Maka wahai diri, hilangkan rasa malasmu. Waktu itu adalah amanah yang harus di pergunakan dengan sebaik mungkin. Waktu itu adalah uang, mahal, yang tidak dapat lagi kembali walau sedetik pun. Jika yang kau perjuangan ternyata hasilnya tidak sesuai harapan, jang...

Bangkit

Gambar
BANGKIT Oleh: Novialsari Izzatunnissa Aku terjatuh Tersungkur ke dalam nestapa hidup Runtuh keyakinanku Mencekik harapan seolah tak mungkin terwujud Aku harus bangkit Angin menyapaku mesra Menemani langkah kakiku pergi Aku pergi menembus rintangan Aku melangkah melewati curam Aku lari meninggalkan kelam Aku menuju cahaya Cahaya hidup yang tak nenstapa Terarah pula tenang Bandung, 29 Juni 2019

Wajah Tanpa Senyuman

Wajah Tanpa Senyuman Novialsari Izzatunnisa Raga terkulai ada yang menggerogoti Seakan kaki lelah menopang raganya Terbata-bata dalam berucap Seakan ingin tertidur diam tanpa suara Wajah tenang tanpa senyuman Seakan tak ada gairah dalam jiwanya Namun kepasrahan ada di hatinya Lisannya merapal doa Meminta terlindung dari putus asa Meminta di jaga agar semangat membara Tuhan sedang menguji Tak boleh meratap Apalagi meronta Sebab hidup rangkaian dari takdir-takdir-Nya Ikhlas serta ridalah Semoga sakitnya menjadi penghapus dosa Bandung, 2 Agustus 2019

Keterpaksaan Cinta

Gambar
Keterpaksaan Cinta Ternyata benar, di cintai itu selalu lebih membahagiakan dari sekadar mencintai, memang tak ada yang lebih indah saat Tuhan mengizinkan kita bisa hidup bersama dengan seorang yang kita cintai. Namun kuatkah hati saat yang kau cintai namun dia tak mencintaimu. Kini aku harus meluaskan sabarku, dengan seluas luasnya, karena yang kini hidup bersamaku dan aku cintai ternyata tak secuil pun mencintaiku. Terkadang aku tak habis pikir, kenapa dia tega tak mencintai pasangannya, pasangan yang sudah jelas sah menjadi istrinya. *** Aku baru menyadari ini setelah beberapa bulan pernikahanku dengannya. Dia baik, lembut, tak pernah berkata kasar kepadaku, tapi sikap acuh tak acuh adalah sikapnya kepadaku, padahal dengan keluarga yang lain atau dengan teman-temannya dia selalu bersikap hangat. *** Awal ceritaku dengannya, dia adalah kakak kelasku sewaktu SMA dulu, kedekatan kita berawal dari reuni alumni beberapa angkatan. Kita mengobrol biasa layakn...

Bersama Hujan Kala Itu

Gambar
Bersama Hujan Kala Itu Angin semakin kencang menyapa, dingin semakin jelas terasa, dedaunan yang jatuh pun berhamburan terhempas angin, bahkan plastik hitam di tepi jalan melayang menujuku sebab tertiup angin. Aku berteduh di salah satu warung, aku tak mau basah, aku menyerah dengan hujan yang kian lebat. Ragaku terasa sedikit lelah setelah menempuh perjalanan yang jauh, di tambah dengan macet yang cukup menguji kesabaran. Hujan kala itu, perjalanan kala itu, menjadi kebersamaan terakhir sebelum jarak memisahkan. Teman seperjuangan kini harus terpisah sebab kita memilih jalan yang berbeda untuk menggapai cita cita kita. Selamat berjuang kawan, meski tempat kita tak lagi sama, raga kita pun tak lagi sering bersama, tapi do'aku selalu yang terbaik untukmu. Semoga kelak, saat Tuhan mempertemukan kita kembali, kita sudah menjadi orang yang kita harapkan sejak dulu, sudah menjadi orang yang hebat dalam mengejar cita cita kita. Sekali lagi, untukmu, selamat berjuan...

Kisah Yang Sekilas

Gambar
Kisah Yang Sekilas⁣ ⁣⁣ Tanpa di duga, tanpa sengaja aku bertemu denganmu, kemudian aku berteman baik denganmu. Kita selalu menghabiskan waktu bersama, tanpa sadar perasaan itu hadir tanpa bisa aku usir, aku tak kuasa menghilangkan rasa yang tertimbun di dalam hati.⁣⁣ ⁣ “ Aku mencintaimu, percayalah, aku benar benar mencintaimu, aku berjanji tidak akan melukaimu. ” ucapku yang aku ungkapkan kepadamu. ⁣⁣ ⁣ Kita bersama semakin dekat, sangat sangat dekat, walau tak ada sedikit kepastian darimu, entahlah aku pun bertanya tanya tentang kisah kita ini. Namun rasaku yang sudah terlanjur hadir tak bisa aku tepis lagi, aku akan tetap memperjuangkanmu.⁣⁣ ⁣ Sampai akhirnya aku harus menahan pilu, ternyata ada sosok lain yang sedang kau tunggu, sosok yang lebih dulu hadir di bandingkan aku, aku tak percaya kisah yang hadir secara tiba tiba kini harus berakhir pula secara tiba tiba. Kita adalah kisah yang singkat, tapi melupakanmu butuh waktu yang panjang, kita adalah pertemuan yan...

Khadijah Sang Wanita Teladan

Gambar
. Sebagai wanita yang hidup di akhir zaman, tentu banyak sekali fitnah di zaman ini, godaan yang kian kuat seakan memaksa diri untuk melakukan kesalahan. Maka teruslah bentengi diri dengan keimanan yang kuat. ⁣ ⁣ Selain dengan keimanan yang kuat tentu barengi dengan ilmu ilmu, salah satunya kita bisa mengambil ilmu dan mencontoh dari sang wanita teladan, kita bisa belajar dari Khadijah untuk menjadi wanita yang cerdas dan hebat, dari ketekunan dan kepiawaiannya dari berdagang ia menjadi konglomerat muda di masanya, namun walaupun bergelimang harta khadijah tetap bersikap derwaman. ⁣ ⁣ Kemuliaan seorang khadijah salah satu ummahatul mukminin yang kisahnya selalu menjadi teladan, sebagai seorang istri dari Rasulullah shallahu'alaihi wasallam, khadijah seorang istri yang menjaga dirinya, selalu mendukung apapun yang di lakukan oleh Rasulallah Shalallahu'alaihi wasallam, menjadi penenang saat rasullah merasa ketakutan. ⁣ ⁣ Maka bagi kita jadikanlah Khadijah sebagai...

Selamat Jalan Motivatorku

Gambar
Selamat Jalan Motivatorku Oleh: Novialsari Izzatunnisa Telah kehilangan negara ini Berduka bangsa ini Sosok inspirasi itu telah pulang Telah selesai tugasnya Aku khawatir, benar benar khawatir Akankah sosok sepertinya akan ada lagi Sebab bangsa ini membutuhkan insan sepertinya Benar benar membutuhkan Air mata bertumbah di berbagai penjuru Indonesia Do'a do'a melangit Jasadnya boleh tertimbun dalam tanah Namun namanya akan abadi Sosoknya boleh hilang dari bumi Tapi karya karyanya akan tetap hidup Jasanya sungguh luar biasa Semoga mengalir deras pahala sampai kepadanya Selamat jalan pahlawan demokrasi Selamat jalan motivatorku Bandung, 12 September 2019

Aku Yang Tak Tahu Diri

Aku Yang Tak Tahu Diri Tak bisa di pungkiri setiap perjalanan hidup kita selalu di suguhkan dengan berbagai macam suka dan duka. Selama napas masih berhembus, selama itu pula roda kehidupan senantiasa silih berputar. Ada masa saat pipi di hujani air yang jatuh dari mata yang kian memerah sebab kesedihan yang mendalam. Ada masanya pula saat senyum di wajah kian merekah karena kebahagian yang tak terhingga. Kadang kaki lelah untuk menopang raga guna melanjutkan langkah menghadapi kerikil tajam yang menghadang. Kadang hati gelisah mengkhawatirkan sesuatu yang tak pasti. Kadang diri ini ingin menjerit, mengumumkan pada khalayak bahwa yang di hadapi begitu berat. Namun aku kian menyadari. Betapa tak tahu dirinya aku. Saat di uji, diri begitu merengek kepada ilahi seolah yang di ujikan sangat menyiksa diri. Namun saat Allah kasih kebahagiaan, diri ini malah menjadi lalai, lupa kepada siapa sang pemberi kebahagian. Padahal kemarin saat hati di rundung duka, diri ini begitu romantis ...

Apa Tujuan Hidup Kita?

Apa Tujuan Hidup Kita?  Setiap hembusan nafas kita, akan ada hembusan terakhir. Setiap kedipan mata kita, akan ada kedipan terakhir. Berawal kita di lahirkan dengan tangisan merdu yang membahagiakan suasana, sampai kita di panggil pulang meninggalkan alam yang memang fana.  Lantas apa tujuan hidup kita?  Tak ada satu insanpun yang tahu kapan kita menutup mata dan kembali pulang. Mungkin saja beberapa saat lagi atau berpuluh puluh tahun lagi. Entahlah, itu menjadi rahasia-Nya. Tentang tujuan hidup, tentulah kita harus punya tujuan hidup kita apa. Sebagai seorang muslim, maka jadikanlah akhirat dan surga sebagai tujuan utama kita, agar hidup semakin terarah. Rasanya tak pantas kita menjadikan dunia ini sebagai hal yang utama dalam hidup kita, karena sejatinya dunia ini hanyalah persinggahan sesaat. Sama halnya dengan seseorang yang merantau yang pasti akan kembali pulang ke kampung halamannya. Maka manusia pun sama, dunia hanyalah tempat ...