Senyum Untuk Masa lalu
Di akhir senja, aku torehkan senyum pada masalalu, aku buang kecewaku agar tentram hatiku tanpa gemuruh.
Serupa matahari tenggelam.
Tenggelam pula kenangan indah berakhir pilu yang sempat merenggut senyum manisku, hingga aku terombang ambing dalam nestapa rasa yang menyiksa.
Berhari hari kulalui dengan langkah kaki yang terperangkap dalam hampa. Berminggu minggu pikiranku tak menentu sebab hati meronta melawan sendu.
Teruntuk masa lalu yang menghilang tanpa sepatah kata. Kenapa kau tega membiarkan aku terombang ambing bersama tanda tanya tanpa jawaban. Ini menyakitkan, sungguh ini memilukan.
Namun kini dengan senyuman, ilalang menjadi saksi keikhlasanku melepas kau terbang bersama cerita barumu.
Untukmu, selamat pergi.
Teruntuk masalalu, selamat tinggal.

Setelah diikhlaskan, hati jadi lebih tenang.
BalasHapus