Wahai diri, bergeraklah!

Wahai diri, bergeraklah!
Terkadang aku benci sama diri aku sendiri, katanya ingin sukses, katanya ingin mengejar impian, katanya ingin menggapai cita cita. Tapi terkadang malah malas untuk bekerja keras, malah malas untuk bersungguh sungguh.
Sudah tahu sukses itu harus dengan kerja keras dan tak pantang menyerah, tapi malah malas untuk berikhtiar.

Wahai diri, sukses itu tidak mudah, banyak rintangan dan tantangan.
Wahai diri, yang bersungguh-sungguh saja tidak mudah mencapai kesuksesan, apalagi yang malas.

Akan ada banyak air mata dalam perjuangan, kegagalan dan rintangan. Namun bagi yang bersungguh-sungguh, seberat apa pun rintangannya, maka dia tidak akan menyerah, sehingga dia pantas untuk mencapai kesuksesannya.

Maka wahai diri, hilangkan rasa malasmu.
Waktu itu adalah amanah yang harus di pergunakan dengan sebaik mungkin.
Waktu itu adalah uang, mahal, yang tidak dapat lagi kembali walau sedetik pun.

Jika yang kau perjuangan ternyata hasilnya tidak sesuai harapan, jangan bersedih, setidaknya kau telah mengisi waktumu dengan ikhtiar yang semoga saja itu tercatat sebagai pahala.

Meski yang kau inginkan tak sesuai kenyataan, yakinlah skenario-Nya tak pernah salah, takdirnya tak pernah keliru. Segala yang di takdirkan bagimu itulah yang terbaik.

Maka wahai diri, bergeraklah, buang rasa malasmu.
Dunia ini tempatnya capek, tempatnya berlelah-lelah, tempatnya berjuang, tempatnya ibadah.

Jika ingin istirahat, nanti, saat Tuhan memanggil kita untuk pulang.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ujian Yang Membuat Nyai Sadar

Sakinah Bersamamu

Apa Tujuan Hidup Kita?