Sumayyah
Sumayyah
Sumayyah.
Sebuah nama yang akan tetap abadi, sebuah kisah yang akan tetap menjadi sejarah. Darah yang tertumbah menjadi tanda keimananya
Sumayyah
Kita belajar dari kisahnya, bahwa tidak boleh mengorbankan iman demi apapun.
Kita belajar dari kisahnya, bahwa harus tetap memperkokoh keimanan kita dalam situasi apapun.
Dialah Sumayyah binti Khiyath, wanita pertama yang syahid dalam islam. Ia tertusuk tombak demi mempertahankan keimanannya.
Teringat sebuah lagu yang menceritakan kisahnya. Liriknya sebagai berikut.
Lirik Lagu Sumayyah – Hijjaz
Dalam diri selembut sutera
Kau memiliki iman yang teguh
Kau nyalakan obor agama dirimu bak lentera
dibelengu jahiliah kau tempuh dengan berani
Walau pun jasadmu milik tuan
Tetapi hatimu milik Tuhan
Padang pasir menjadi saksi
ketabahan keluarga itu
Tika suami dan anak dibaring mengadap mentari
Disuruh memilih iman atau kekufuran
Samar jahiliah atau sinaran akidah
Sabarlah keluarga Yasir
Bagimu syurga di sana
Dan kau pun tega memilih syurga
Walau terpaksa mengorban nyawa
Lalu tombak yang tajam menikam
jasadmu yang tiada bermaya
Namun iman di dadamu sedikit tidak berubah
Darahmu menjadi sumbu pelita iman
Sumayyah kaulah lambang wanita solehah
Tangan yang disangka lembut
menghayun buaian
Mengoncang dunia mencipta sejarah
Sumayyah kau dibunuh di dunia sementara
Untuk hidup di syurga yang selama-lamanya
Kaulah wanita terbaik, sebaik manusia
Namamu tetap menjadi sejarah
Sumayyah.
Sebuah nama yang akan tetap abadi, sebuah kisah yang akan tetap menjadi sejarah. Darah yang tertumbah menjadi tanda keimananya
Sumayyah
Kita belajar dari kisahnya, bahwa tidak boleh mengorbankan iman demi apapun.
Kita belajar dari kisahnya, bahwa harus tetap memperkokoh keimanan kita dalam situasi apapun.
Dialah Sumayyah binti Khiyath, wanita pertama yang syahid dalam islam. Ia tertusuk tombak demi mempertahankan keimanannya.
***
Teringat sebuah lagu yang menceritakan kisahnya. Liriknya sebagai berikut.
Lirik Lagu Sumayyah – Hijjaz
Dalam diri selembut sutera
Kau memiliki iman yang teguh
Kau nyalakan obor agama dirimu bak lentera
dibelengu jahiliah kau tempuh dengan berani
Walau pun jasadmu milik tuan
Tetapi hatimu milik Tuhan
Padang pasir menjadi saksi
ketabahan keluarga itu
Tika suami dan anak dibaring mengadap mentari
Disuruh memilih iman atau kekufuran
Samar jahiliah atau sinaran akidah
Sabarlah keluarga Yasir
Bagimu syurga di sana
Dan kau pun tega memilih syurga
Walau terpaksa mengorban nyawa
Lalu tombak yang tajam menikam
jasadmu yang tiada bermaya
Namun iman di dadamu sedikit tidak berubah
Darahmu menjadi sumbu pelita iman
Sumayyah kaulah lambang wanita solehah
Tangan yang disangka lembut
menghayun buaian
Mengoncang dunia mencipta sejarah
Sumayyah kau dibunuh di dunia sementara
Untuk hidup di syurga yang selama-lamanya
Kaulah wanita terbaik, sebaik manusia
Namamu tetap menjadi sejarah
Masya Allah terima kasih sudah mengingatkan kisah Sumayyah...
BalasHapusMashaallah, sambil belajar lagi nih
BalasHapusMasya Allah.
BalasHapus