Ini Perihal Aku, Juga Perihal Kamu.
Ini Perihal Aku, Juga Perihal Kamu.
Perihal aku.
Maka diskusikanlah mengenai aku kepada Rabb kita, karena Dialah yang tahu, apakah aku terbaik untukmu atau tidak.
Maka mintalah petunjuk kepada Rabb kita, tentang apakah aku pantas mendampingimu, apakah aku layak berpetualangan bersamamu.
***
Perihal kamu.
Maka aku pun akan mendiskusikan tentang kamu kepada Rabb kita, karena Dialah yang tahu apakah kamu terbaik untukku atau tidak.
Akan aku pintakan petunjuk kepada Rabb kita, apakah kamu benar-benar yang Allah pilihkan untuk menjadi imamku, yang mempu membimbingku dan keluarga kita bersama-sama sampai ke jannah-Nya.
***
Jika kita sama-sama pantas untuk bersama, maka Allah akan memberi keyakinan kepada hati-hati kita, bahwa kamu terbaik untukku, begitupun aku terbaik untukmu. Sesulit apapun jalannya, semustahil apapun keadaannya, maka akan tetap bersatu.Namun jika kita tidak di takdirkan bersama, maka Allah akan menunjukan dengan cara-Nya bahwa kita tak layak bersama.
***
Maka, mari kita sama-sama berserah.Menyerahkan kepada Sang penguasa cinta tentang bagaimana takdirnya kita nanti. Dia Maha tahu, Dia yang Maha pemberi taKdir terbaik.
Jika kau benar untukku, semoga Allah menguatkan keyakinanmu, pula semoga Allah memudahkan jalanmu untuk menujuku.
Disini, dari jauh, aku selalu mendo'akanmu.

Smngaatt ...
BalasHapusBuat aku ya tulisanya?