Serupa Hujan
Serupa Hujan
Serupa rintiknya
Yang jatuh berkali-kali
Serupa derasnya
Yang tak terbendung lagi
Serupa hujan
Hadirnya bersama petir yang menyambar
Serupa hujan
Hadirnya bersama awan mendung yang menggelisahkan
Begitulah air mataku, serupa hujan
Jatuh berkali-kali
Deras tak terbendung lagi
Jeritan lara menyambar hebat dalam sukmaku
Wahai diri
Yakini, serupa hujan pula
Setelah rintiknya
Awan mendung berganti cerah
Setelah derasnya
Sambaran petir berganti pelangi indah
Begitu pula air mata, serupa hujan
Setelah rintiknya
Tangis pun berganti tawa
Setelah derasnya
Kesedihan berganti senyum yang kian merekah
Pahami, dunia silih berganti
Sedihmu tak akan lama
Tawamu tak akan abadi
Semua silih berganti
Bandung, 13 Oktober 2019

Setelah kesulitan ada kemudahan
BalasHapusKehidupan memang silih berganti dan yang terpenting tetap tersenyum menyambut semua yang dihadapi.
BalasHapus